Minggu, 20 November 2011

Pot Batik Makin Dikenal !


POT BATIK MAKIN DIKENAL

Bp. Suyono dengan produksi pot batiknya sudah semakin dikenal masyarakat luas, hal itu karena atas jasa beberapa kalangan, mulai dari orang-orang di sekitarnya sampai tingkat Kelurahan, Kecamatan,  hingga kalangan DPRD Kota Depok, dan beberapa pejabat di tingkat pusat.

Beberapa media pun meliput aktivitas Bp. Suyono, misalkan Monitor Depok (Monde, 4/11/2011) ketika Bp. Suyono mengikuti pameran 41 IKM (Industri Kecil-Menengah) Kota Depok di Depok Town Square (Detos) dalam acara Festival Depok Kreatif yang dibuka Walikota Depok, Bp. Dr. H. Nur Mahmudi Ismail. Pameran tersebut telah berlangsung pada 3-7 November 2011 lalu.

 
Pada Rabu 9 November 2011, Depok Ekspres memberitakan pameran itu. Judul yang ditulis adalah “Spesifikasi Produk IKM Dibutuhkan dalam Pameran.”

 
Harian Depok Ekspres tersebut juga meliput secara bertahap (3 kali penerbitan) dengan tajuk “Melihat Lebih Dekat Say Gallery Penghasil Pot Batik di Sukmajaya” yang diliput langsung dari rumahnya yang merangkap sebagai bengkel produksinya yang diberi nama “Say Gallery.” Penerbitan pertama pada Kamis 10 November 2011 dengan judul “Ubah Pot Menjadi Barang Bernilai Jual Tinggi.” 

 
Terbitan kedua pada Jumat 11 November 2011 dengan judul “Modal Keahlian. Pot Batik Diminati 
Negara Tetangga.”


 
Terbitan ketiga pada Sabtu, 12 November 2011 dengan judul “Dari Pot Batik Merambah ke Motor Batik.”


 
Selain pot batik, Bp. Suyono yang memang pencinta seni dalam arti kata sebagai pelaku, ia juga menekuni bidang kesenian yang dihasilkan dari limbah kayu. Sementara ini, hasilnya dipadukan dengan pot batiknya (menjadi tatakan, meja, atau kakinya).  Monde pada terbitan 30 September 2011 juga meliput kegiatan Bp. Suyono ketika sedang mengikuti pelatihan handy craft yang digelar Disperindag Kota Depok dengan tajuk “Alat Produksi, modal dan pemasaran jadi kendala.”


 
Perannya sebagai Ketua Divisi Pemberdayaan Potensi Masyarakat di RW.03 Pondok Sukmajaya Permai, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok ini juga sedang berusaha untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa alat produksi pengolah sampah dan gerobak sampah untuk mendaur ulang atau menggunakan ulang sampah-sampah rumah tangga yang ada di lingkungannya.

Jika sampah bisa ‘disulap’ menjadi uang, maka akan banyak orang yang akan menjadi penggiat sampah, mendapatkan penghasilan, sekaligus menjadi agen perubahan lingkungan ke arah yang lebih baik, lingkungan menjadi bersih, hijau, dan sehat. Semoga !

1 komentar:

  1. Sebagai warga masyarakat kami salut dengan Bpk.Bambang sebagai ketua Rw.03, Pondok SUkmajaya Permai -Depok, pada masa jabatannya...yang turut serta membantu mayarakat di sekitarnya untuk produktif dengan sebisa-bisanya...dan kamipun sebagai warga turut serta melakukan sesuatu untuk mengharumkan wilayah tempat tinggal kami dengan berbagai cara..agar dapat di jadikan daerah percontohan komunitas mayarakat yang rukun warganya..AMin

    BalasHapus